Minggu, 21 Juli 2013

MUKADIMAH

Mukadimmah

Segala puji hanya kepunyaan Alloh, kami senantiasa memujiNya, memohon pertolongan hanya kepadaNya, dan kami berlindung kepada Alloh dari kejelekan amal perbuatan kami, dan dari kejelekan amal-amal kami, barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Alloh maka tidak ada yang dapat menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan Alloh maka tidak ada seorangpun yang dapat memberikannya petunjuk.
Dan aku bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang hak kecuali Alloh yang tidak ada serikat bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusanNya.
Alloh Ta’ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam.(QS. Ali-Imran :102)

Alloh Ta’ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. AnNissa :1)

Alloh Ta’ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًۭا سَدِيدًۭا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَٰلَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah Perkataan yang benar,
71. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. dan Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.
(QS. Al-Ahzaab : 70-71)
Maka sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah kitab Alloh dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shalallahu alaihi wa sallam, sejelek-jelek perkara adalah perkara yang baru, maka setiap perkara baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiap perkara sesat ada di dalam neraka.
Alloh Ta’ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ ٱنفِرُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ٱثَّاقَلْتُمْ إِلَى ٱلْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُم بِٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا مِنَ ٱلْءَاخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا فِى ٱلْءَاخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ      إِلَّا تَنفِرُوا۟ يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْـًۭٔا ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ

38. Hai orang-orang yang beriman, Apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.
39. Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(QS. At Taubah : 38-39)

Alloh Ta’ala berfirman :
۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ ٱلْيَهُودَ وَٱلنَّصَٰرَىٰٓ أَوْلِيَآءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُۥ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
  
“ Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Maidah :54)

Maka sesungguhnya risalah ini yang diberi judul dengan : “Permasalahan dari fiqh jihad” adalah pada dasarnya : Bab kedua dari risalah lain yang besar dengan nama : “Kumpulan-kumpulan dalam fiqh jihad” dimana ini merupakan bab khusus dari hukum darah dan yang berkaitan dengannya berhubung permasalahan ini adalah permasalahan yang patut di segerakan seraya berharap untuk dapat menyebarkannya dengan tersendiri. Sembari berharap kemudahannya dari Alloh berupa kesempurnaannya sebagaimana pengharap untuk kesempurnaan bagian ini. Dan keutamaan segala milik Alloh semata.
            Dan sesungguhnya bagian pembahasan yang telah sampai disisi (pembaca) yakni tidaklah saya menulis risalah ini kecuali untuk orang-orang yang berpaling dari perintah Alloh, orang-orang yang lari dari hukum-hukumNya, orang-orang yang selalu memperolok-olok hukum-hukumNya, orang-orang yang membenci terhadap apa yang telah diturunkan….sebagaimana tidaklah aku menulis risalah ini bagi orang-orang yang telah dibekukan pemikirannya dari perintah Alloh dan rasulNya, orang-orang yang menggantikan cahaya langit  kegelapan dunia dari kerdilnya sedikitnya penglihatan, dan menuruti pemikiran dan hawa nafsu, siasat-siasat dari pemikiran orang kafir timur dan barat. Sebagaimana pula tidaklah aku menulis risalah ini bagi orang-orang yang sudah dihinakan di jaman mereka, orang-orang yang telah mencampur adukan antara kebenaran dan kebathilan. orang-orang yang berbasa-basi dengan perintah Alloh dari kalangan orang-orang bodoh, pander, orang-orang yang suka mengarang-ngarang cerita bathil dengan dugaan mereka telah melakukan kebaikan dan taufik, mereka adalah orang-orang mengharapkan segala sesuatunya kecuali dalam urusan dien yang kuat ini!.
            Saya dalam menulis risalah ini hanyalah diperuntukan bagi orang-orang yang merendahkan dirinya kepada perintah Alloh, yang menghinakan diri terhadap hukum-hukumNya, orang-orang yang berserah diri kepada ajaran syariatNya, seperti halnya berserah dirinya seorang mayat ketika dimandikan, bahkan lebih dahsyat….
Saya menulis ini untuk sekelompok kecil yang jumlahnya amat sedikit, namun agung di hadapan Alloh kedudukannya…
Saya menulis kitab ini bagi sekumpulan orang-orang yang telah memenuhi panggilan dalam menunaikan baiat yang telah diikatkan oleh Alloh bersama mereka, sehingga luruslah mereka dengan lurus yang tinggi, teruji keimanannya karena telah lulus dalam ujian.
Saya menulis kitab risalah ini bagi sekumpulan kecil yang telah memberikan suritauladan dan contoh yang baik bagi semua alam, dengan berkata –demi bapakku dan ibuku- shalawat dan salam bagi hamba pilihan Alloh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “benar-benar akan aku perangi mereka di atas urusanku ini sampai disendirikan tradisiku generasiku dan tegak urusan Alloh.” (Hr. Bukhari 2/975).
Saya menulis kitab risalah ini bagi sekelompok (thaifah) yang tidak seorangpun dapat menimpakan mudharat siapa saja yang menyelisihi dan yang menghinakannya.
Saya menulis kitab risalah ini bagi sekelompok kecil yang senantiasa menghidupkan kebenaran dan tidak takut dijalan Alloh terhadap orang-orang yang mencelanya walaupun semua penduduk duniapun mencelanya juga.
Saya menulis kitab risalah ini bagi para generasi yang terasing (ghuraba), yang terasing dari kabilah-kabilah, orang-orang yang kelak Alloh bangkitkan pada hari kiamat bersama Isa bin Maryam –alaihissallam-.
Saya menulis kitab risalah ini bagi para pemegang bara mereka mengigitnya dengan geraham-geraham mereka kebenaran tersebut.
Saya menulis kitab ini bagi siapa saja yang tidak menambah bagi mereka rasa gentar kecuali bertambah keteguhan mereka, dan tidak menambah mereka keraguan kecuali bertambah yakin (keimanan)…
Saya menulis kitab risalah teruntuk mereka yang teguh diatas kebenaran di bumi Syam, Rusia dengan izin Alloh.
Saya menulis kitab risalah teruntuk mereka yang yakin dengan janji Alloh, kesudahan akhir yang tidak akan lenyap : di mudahkan bagi mereka perkara dunia, semua dunia ridho kepada robb mereka dan Dialah (Alloh) wali mereka.
Saya menulis kitab risalah ini untuk kehormatan wanita, dimana malam dan siangnya maker jahat orang-orang kafir telah merenggut kehormatan mereka.
Saya menulis kitab risalah ini teruntuk mata yang kembali, hati yang dengan kesenangan yang meluap-luap, hati yang tunduk, ruh yang senantiasa terhibur.
Saya menulis kitab risalah ini untuk pemuda yang Alloh firmankan :
مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌۭ صَدَقُوا۟ مَا عَٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُۥ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبْدِيلًۭا 
“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu[1208] dan mereka tidak merobah (janjinya),” (QS. Al-Ahzab :23)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar